Feeds:
Pos
Komentar

Ujian Nasional telah diambang

Kita junjung Obyektivitas

Kita kembangkan jiwa Elegan

Kita kibarkan Kejujuran

Kita gelar Profesionalisme

Kita kobarkan Semangat Berprestasi

Kesuksesan pasti dalam Genggaman

Selamat Melaksanakan Ujian Nasional

Move On !!!

— sibangkur —

JADWAL KEGIATAN UJIAN  NASIONAL SMA/MA DAN SMK
KABUPATEN WONOSOBO
TAHUN PELAJARAN  2009 /2010
No K E G I A T A N W A K T U
I P E R S I A P A N
1 Pendataan Calon Peserta ( DNS ) Des – Feb
2 Rapat Sosialisasi I Januari
3 Pembentukan Panitia UN Kabupaten Januari
4 Pengusulan SPU/Menggabung ke Prov Januari
5 Rapat Koordinasi Panitia UN Tingkat Kab Februari
6 Rapat Sosialisasi II Februari
7 Penetapan SPU/Menggabung UN Februari
8 Pendataan Ujian Praktek Kejuruan SMK Februari
9 Penetapan Subrayon SMA/MA, SMK Februari
10 Penetapan Panitia UN Subrayon & Sekolah Februari
11 Pendataan Peserta ( DNT ) Februari
1)  Terima DNT dari Dinas Pend Prov Februari
2)  Distribusi DNT ke Sekolah Februari
12 Rakor Persiapan UPK SMK Februari
13 Penyusunan Jadwal Piket Posko UN Maret
14 Penyusunan Jdwl Monit Pelaksanaan UN Maret
15 Rakor Pelaksanaan UN Tingkat Kab Maret
II P E L A K S A N A A N
1 Ujian Praktik Kejuruan SMK 4 Feb – 6 Mar
2 Pemantauan UPK SMK 4 Feb – 6 Mar
3 Penerimaan Soal dan LJ-UN 17 April
4 Penyerahan Soal UN ke Subrayon 18 April
5 Pelaksanaan Piket Posko UN 17 – 25 April
6 UN UTAMA 22 Maret – 26 Maret
7 UN SUSULAN 29 Maret – 5 April
8 Pemantauan Pelaksanaan UN 22 Maret – 26 Maret
9 Pengembalian LJ-UN UTAMA ke Prov 22 Maret – 26 Maret
10 Pengembalian LJ-UN SUSULAN ke Prov 5 April
11 Pengambilan DKHUN ke Provinsi 25 April
12 Penyerahan DKHUN ke S/M 25 April
13 Pengumuman Hasil UN Utama 26 April
14 UN ULANGAN 10 Mei – 14 Mei
15 Pemantauan Pelaksanaan UN Ulangan 10 Mei – 14 Mei
16 Pengembalian LJ-UN Ulangan ke Prov 10 Mei – 14 Mei
17 Pengambilan DKHUN Ulangan ke Prov 11 Juni
18 Penyerahan DKHUN Ulangan ke S/M 11 Juni
19 Pengumuman Hasil UN Ulangan 12 Juni
20 Pengambilan Blanko IJAZAH/SKHUN Juni
21 Distribusi Blanko IJAZAH/SKHUN Juni
22 Pembagian IJAZAH/SKHUN Juni
III P E L A P O R A N
1 Laporan Kilat Kelulusan Juni
2 Laporan Lengkap Pelaksanaan UN Juni
Kabid Pendidikan SMA-SMK
Selaku Ketua Penyelenggara UN Kabupaten Wonosobo
Drs. MARGIONO
NIP.196203031987031016

‘MET TAON BARU 2010

Pengorbanan sekecil biji sesawi sekalipun, Jika dilandasi kerelaan niscaya akan menjadi penyempurna Ibadah

SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1430 H

Semoga pengabdian pada Tuhan dan pengorbanan untuk sesama menjadi sempurna dihari yang suci ini

-kelrg sibangkur-

 

    Untukmu para Guru,
    SELAMAT HARI JADI, 25 NOVEMBER 2009.
    SUKSES SELALU,
    KAWAL-LAH PENDIDIKAN DI WONOSOBO,
    AGAR MUTU PENDIDIKAN SEMAKIN MENINGKAT,
    MOVE ON!!
    JAYALAH GURU,
    TERPUJILAH NIAT SUCIMU.

-si bangkur-

  • Pengunjung setia BANGKURSOBO’S BLOG, kali ini kami tampilkan tentang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disarikan dari materi bimtek ktsp-nya depdiknas. Bukannya menggurui, tapi sekedar merangsang ingatan kita tentang salah satu tugas dan kewajiban yang harus kita kerjakan sebagai seorang guru yaitu menyusun RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.
  • PENGERTIAN
    Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar.
    RPP paling luas mencakup 1 (satu) kompetensi dasar yang meliputi 1 (satu) atau beberapa indikator untuk 1 (satu) kali pertemuan atau lebih

    KOMPONEN RPP
    RPP disusun untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih. Guru merancang penggalan RPP untuk setiap pertemuan yang disesuaikan dengan penjadwalan di satuan pendidikan.
    Komponen RPP adalah:
    1. Identitas mata pelajaran, meliputi:
    a. satuan pendidikan,
    b. kelas,
    c. semester,
    d. program studi,
    e. mata pela¬jaran atau tema pelajaran,
    f. jumlah pertemuan.
    2. standar kompetensi,
    merupakan kualifikasi kemam¬puan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap kelas dan/atau semester pada suatu mata pelajaran.
    3. kompetensi dasar,
    adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik dalam mata pelajaran ter¬tentu sebagai rujukan penyusunan indikator kompe¬tensi dalam suatu pelajaran.
    4. indikator pencapaian kompetensi,
    adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilai¬an mata pelajaran. Indikator pencapaian kompetensi dirumuskan dengan menggunakan kata kerja opera¬sional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan.
    5. tujuan pembelajaran,
    menggambarkan proses dan ha¬sil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar.
    6. materi ajar,
    memuat fakta, konsep, prinsip, dan pro¬sedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompe¬tensi.
    7. alokasi waktu,
    ditentukan sesuai dengan keperluan un¬tuk pencapaian KD dan beban relajar.
    8. metode pembelajaran,
    digunakan oleh guru untuk mewujudkan suasana relajar dan proses pembela¬jaran agar peserta didik mencapai kompetensi dasar atau seperangkat indikator yang telah ditetapkan. Pemi¬lihan metode pembelajaran disesuaikan dengan situ¬asi dan kondisi peserta didik, serta karakteristik dari setiap indikator dan kompetensi yang hendak dicapai pada setiap mata pelajaran.
    9. kegiatan pembelajaran :
    a. Pendahuluan
    Pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam setiap pertemuan
    pembelajaran yang ditujukan untuk membangkitkan motivasi dan
    memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif
    dalam proses pembelajaran.
    b. Inti
    Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD.
    Kegiatan pembelajaran di¬lakukan secara interaktif, inspiratif,
    menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk
    berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi
    prakarsa, relajar tas, dan kemandirian sesuai dengan relaj, minat,
    dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Kegiatan
    ini dilakukan secara sistematis dan sistemik melalui proses
    eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.
    c. Penutup
    Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan un¬tuk mengakhiri
    aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk
    rangkuman atau simpulan, penilaian dan refleksi, umpan balik,
    dan tindaklanjut.

    10. Penilaian hasil belajar,
    Prosedur dan instrumen penilaian proses dan hasil belajar disesuaikan dengan indikator pencapaian kompetensi dan mengacu kepada Standar Penilaian.

    11. Sumber belajar,
    Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar, serta materi ajar, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.

    PRINSIP-PRINSIP PENYUSUNAN RPP
    1. Memperhatikan perbedaan individu peserta didik
    RPP disusun dengan memperhatikan perbedaan jenis kelamin, kemampuan awal, tingkat intelektual, minat, motivasi belajar, bakat, potensi, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.

    2. Mendorong partisipasi aktif peserta didik
    Proses pembelajaran dirancang dengan berpusat pada peserta didik untuk mendorong motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, kemandirian, dan semangat belajar.

    3. Mengembangkan budaya membaca dan menulis
    Proses pembelajaran dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan.

    4. Memberikan umpan balik dan tindak lanjut
    RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi.

    5. Keterkaitan dan keterpaduan
    RPP disusun dengan memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan antara SK, KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar. RPP disusun dengan mengakomodasikan pembelajaran tematik, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.

    6. Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi
    RPP disusun dengan mempertimbangkan penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.

    LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN RPP
    Langkah-langkah minimal dari penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP),
    1. Mencantumkan Identitas
    Terdiri dari: Nama sekolah, Mata Pelajaran, Kelas¬, Semester, Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Indikator dan Alokasi Waktu.
    Hal yang perlu diperhatikan adalah :
    a. RPP boleh disusun untuk satu Kompetensi Dasar.
    b. Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, dan Indikator dikutip dari
    silabus. (Standar kompetensi – Kompetensi Dasar – Indikator
    adalah suatu alur pikir yang saling terkait tidak dapat dipisahkan)
    c. Indikator merupakan:
    • ciri perilaku (bukti terukur) yang dapat memberikan
    gambaran bahwa peserta didik telah mencapai kompetensi
    dasar
    • penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh
    perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup
    sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
    • dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik,
    satuan pendidikan, dan potensi daerah.
    • rumusannya menggunakan kerja operasional yang terukur
    dan/atau dapat diobservasi.
    • digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian.
    d. Alokasi waktu diperhitungkan untuk pencapaian satu kompetensi
    dasar, dinyatakan dalam jam pelajaran dan banyaknya pertemuan
    (contoh: 2 x 45 menit). Karena itu, waktu untuk mencapai suatu
    kompetensi dasar dapat diperhitungkan dalam satu atau
    beberapa kali pertemuan bergantung pada kompetensi dasarnya.

    2. Merumuskan Tujuan Pembelajaran
    Output (hasil langsung) dari satu paket kegiatan pembelajaran. Misalnya: Kegiatan pembelajaran: ”Mendapat informasi tentang sistem peredaran darah pada manusia”.
    Tujuan pembelajaran, boleh salah satu atau keseluruhan tujuan pembelajaran, misalnya peserta didik dapat:
    a. mendeskripsikan mekanisme peredaran darah pada manusia.
    b. menyebutkan bagian-bagian jantung.
    c. merespon dengan baik pertanyaan-pertanyaan yang diajukan
    oleh teman-teman sekelasnya.
    d. mengulang kembali informasi tentang peredaran darah yang telah
    disampaikan oleh guru.
    Bila pembelajaran dilakukan lebih dari 1 (satu) pertemuan, ada baiknya tujuan pembelajaran juga dibedakan menurut waktu pertemuan, sehingga tiap pertemuan dapat memberikan hasil.

    3. Menetukan Materi Pembelajaran
    Untuk memudahkan penetapan materi pembelajaran, dapat diacu dari indikator.
    Contoh:
    • Indikator:
    Peserta didik dapat menyebutkan ciri-ciri kehidupan.
    • Materi pembelajaran:
    Ciri-Ciri Kehidupan:
    Nutrisi, bergerak, bereproduksi, transportasi, regulasi,
    iritabilitas, bernapas, dan ekskresi.

    4. Menentukan Metode Pembelajaran
    Metode dapat diartikan benar-benar sebagai metode, tetapi dapat pula diartikan sebagai model atau pendekatan pembelajaran, bergantung pada karakteristik pendekatan dan/atau strategi yang dipilih.
    Karena itu pada bagian ini cantumkan pendekatan pembelajaran dan metode yang diintegrasikan dalam satu kegiatan pembelajaran peserta didik:
    a. Pendekatan pembelajaran yang digunakan, misalnya: pendekatan
    proses, kontekstual, pembelajaran langsung, pemecahan
    masalah, dan sebagainya.
    b. Metode-metode yang digunakan, misalnya: ceramah, inkuiri,
    observasi, tanya jawab, e-learning dan sebagainya.

    5. Menetapkan Kegiatan Pembelajaran
    Untuk mencapai suatu kompetensi dasar harus dicantumkan langkah-langkah kegiatan setiap pertemuan. Pada dasarnya, langkah-langkah kegiatan memuat unsur kegiatan pendahuluan/pembuka, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.
    a. Kegiatan Pendahuluan
    Orientasi: memusatkan perhatian peserta didik pada materi yang akan dibelajarkan, dengan cara menunjukkan benda yang menarik, memberikan illustrasi, membaca berita di surat kabar, menampilkan slide animasi dan sebagainya.
    Apersepsi: memberikan persepsi awal kepada peserta didik tentang materi yang akan diajarkan.
    Motivasi: Guru memberikan gambaran manfaat mempelajari gempa bumi, bidang-bidang pekerjaan berkaitan dengan gempa bumi, dsb.
    Pemberian Acuan: biasanya berkaitan dengan kajian ilmu yang akan dipelajari. Acuan dapat berupa penjelasan materi pokok dan uraian materi pelajaran secara garis besar.
    Pembagian kelompok belajar dan penjelasan mekanisme pelak¬sana¬an pengalaman belajar (sesuai dengan rencana langkah-langkah pembelajaran).
    b. Kegiatan Inti
    Berisi langkah-langkah sistematis yang dilalui peserta didik untuk dapat mengkonstruksi ilmu sesuai dengan skemata (frame work) masing-masing. Langkah-langkah tersebut disusun sedemikian rupa agar peserta didik dapat menunjukkan perubahan perilaku sebagaimana dituangkan pada tujuan pembelajaran dan indikator.
    Untuk memudahkan, biasanya kegiatan inti dilengkapi dengan Lembaran Kerja Siswa (LKS), baik yang berjenis cetak atau noncetak. Khusus untuk pembelajaran berbasis ICT yang online dengan koneksi internet, langkah-langkah kerja peserta didik harus dirumuskan detil mengenai waktu akses dan alamat website yang jelas. Termasuk alternatif yang harus ditempuh jika koneksi mengalami kegagalan.
    c. Kegiatan penutup
    Guru mengarahkan peserta didik untuk membuat rangkuman/simpulan.
    Guru memeriksa hasil belajar peserta didik. Dapat dengan memberikan tes tertulis atau tes lisan atau meminta peserta didik untuk mengulang kembali simpulan yang telah disusun atau dalam bentuk tanya jawab dengan mengambil ± 25% peserta didik sebagai sampelnya.
    Memberikan arahan tindak lanjut pembelajaran, dapat berupa kegiatan di luar kelas, di rumah atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan.
    Langkah-langkah pembelajaran dimungkinkan disusun dalam bentuk seluruh rangkaian kegiatan, sesuai dengan karakteristik model pembelajaran yang dipilih, menggunakan urutan sintaks sesuai dengan modelnya. Oleh karena itu, kegiatan pendahuluan/pembuka, kegiatan inti, dan kegiatan penutup tidak harus ada dalam setiap pertemuan.

    6. Memilih Sumber Belajar
    Pemilihan sumber belajar mengacu pada perumusan yang ada dalam silabus yang dikembangkan. Sumber belajar mencakup sumber rujukan, lingkungan, media, narasumber, alat dan bahan. Sumber belajar dituliskan secara lebih operasional, dan bisa langsung dinyatakan bahan ajar apa yang digunakan. Misalnya, sumber belajar dalam silabus dituliskan buku referensi, dalam RPP harus dicantumkan bahan ajar yang sebenarnya. Jika menggunakan buku, maka harus ditulis judul buku teks tersebut, pengarang, dan halaman yang diacu.
    Jika menggunakan bahan ajar berbasis ICT, maka harus ditulis nama file, folder penyimpanan, dan bagian atau link file yang digunakan, atau alamat website yang digunakan sebagai acuan pembelajaran.

    7. Menentukan Penilaian
    Penilaian dijabarkan atas teknik penilaian, bentuk instrumen, dan instrumen yang dipakai.

    CONTOH FORMAT RPP:

      RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
      (RPP)

    A. Identitas
    Nama Sekolah : ……………………………..
    Mata Pelajaran : ……………………………..
    Kelas, Semester : ……………………………..
    Standar Kompetensi : ……………………………..
    Kompetensi Dasar : ……………………………..
    Indikator : ……………………………..
    Alokasi Waktu : ….. x … menit (… pertemuan)
    B. Tujuan Pembelajaran
    C. Materi Pembelajaran
    D. Metode Pembelajaran
    E. Kegiatan Pembelajaran
    Langkah-langkah :
    Pertemuan 1
    – Kegiatan Awal
    – Kegiatan Inti
    – Kegiatan Penutup
    Pertemuan 2
    – Kegiatan Awal
    – Kegiatan Inti
    – Kegiatan Penutup
    Pertemuan 3. dst
    F. Sumber Belajar
    G. Penilaian

    Mengetahui
    Kepala Sekolah………………., Guru Mata Pelajaran,

    ……………………………. ……………………….

    Semoga bermanfaat,
    Move On !!
    Salam,
    -si bangkur-

      LOMBA KEGIATAN ILMIAH
      SISWA SLTA TINGKAT NASIONAL III
      TAHUN 2010

    TEMA
    Penulisan Kegiatan Ilmiah dapat mencerminkan suatu tema “PERAN GENERASI MUDA DALAM MENDUKUNG PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR YANG BERKELANJUTAN”, dengan memilih salah satu topik bahasan dibawah ini :
    1. PENGHEMATAN PENGGUNAAN AIR
    2. PENGENDALIAN DAYA RUSAK AIR
    3. KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
    4. PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR

    PESERTA
    1. Bagi seluruh siswa SLTA atau sederajat diseluruh wilayah Indonesia.
    2. Peserta dapat terdiri dari kelompok atau perorangan yang
    mewakili sekolah.
    3. Tiap Sekolah diperkenankan mengirim lebih dari satu
    judul/kelompok kegiatan.

    SYARAT MENGIKUTI LOMBA
    1. Mengirimkan hasil tulisan berupa makalah (hardcopy) dan file
    (softcopy) dalam bentuk CD kepada panitia.
    2. Peserta wajib melampirkan fotocopy kartu pelajar dan surat
    pengantar dari Kepala Sekolah yang bersangkutan.
    3. Peserta tidak dipungut biaya
    4. Makalah yang telah dikirimkan menjadi milik panitia.

    MAKALAH
    1. Makalahmerupakan laporan dari kegiatan ilmiah yang telah
    dilakukan, dijilid rapi, sebanyak 2 eksemplar.
    2. Makalah belum pernah dipublikasikan di media lainnya.
    3. Makalah diterima oleh panitia, paling lambat tgl 29 Januari 2010,
    jam 14.00 WIB (cap pos/ekspedisi).
    4. Format penulisan dapat didownload di website Pusat Litbang SDA
    http://www.pusair-pu.go.id
    5. Makalah yang masuk akan diseleksi oleh panitia, daftar makalah
    yang sudah diterima panitia dapat dilihat setiap hari di website
    Pusat Litbang SDA : http://www.pusair-pu.go.id
    6. Makalah yang memenuhi syarat akan diumumkan pada tanggal 25
    Februari 2010 melalui website Pusat Litbang SDA
    http://www.pusair-pu.go.id
    7. Makalah yang lolos seleksi akan dipresentasikan didepan tim juri
    tanggal 23 Maret 2010 di Pusat Litbang SDA Bandung
    8. Keputusan panitia adalah mutlak
    9. Bagi makalah yang lolos seleksi, biaya akomodasi peserta
    ditanggung panitia (seorang guru pendamping dan 3 siswa
    peserta lomba, selebihnya ditanggung pihak sekolah masing-masing.

    PENDAFTARAN
    Makalah Hasil Kegiatan Ilmiah para peserta dikirimkan langsung kepada :
    Panitia Lomba Kegiatan Ilmiah,
    Pusat Litbang Sumber Daya Air
    Jln. Ir.H.Juanda No.193 Bandung (40135)
    Jawa Barat.
    Atau
    Melalaui e-mail :
    1. lombailmiah_pusair@yahoo.com
    2. umum@pusair-pu.go.id

    CONTACT PERSON
    1. Dra. Conny Amalia – HP. 0811237871
    2. Dra. Rita Hendrawaty Eddy – HP. 081394322229